Retorika Pembawa Acara X Factor Indonesia
DOI: https://doi.org/10.30605/onoma.v8i2.3057
diksi, gaya bahasa, pembawa acara, retorika, X Factor Indonesia
Abstract
Pembawa acara atau presenter memainkan peran penting dalam mendukung acara. Pembawa acara dituntut mampu memikat audiens untuk terlibat aktif dalam kegiatan yang dibawakan. Oleh karena itu, pembawa acara diharuskan memiliki keterampilan retorika yang mumpuni. Tujuan penelitian mendeskripsikan retorika, diksi, dan gaya bahasa pembawa acara X Factor Indonesia. Penelitian ini memanfaatkan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Subjek penelitian video final dan result ajang pencarian bakat X Factor Indonesia dari musim pertama hingga musim ketiga. Sumber data penelitian tuturan Robby Purba selaku pembawa acara ajang pencarian bakat X Factor Indonesia. Teknik pengumpulan data memanfaatkan teknik dokumentasi, teknik rekam, teknik simak, dan teknik catat. Data penelitian yang terkumpul diolah melalui beberapa tahapan, meliputi pemilihan data, interpretasi data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan Robby Purba memanfaatkan gaya retorika persuasif, diksi beragam, serta gaya bahasa beragam untuk memandu acara X Factor Indonesia. Pemanfaatan retorika persuasif digunakan untuk membujuk, meyakinkan, dan memengaruhi audiens. Diksi-diksi yang digunakan oleh Robby Purba yaitu denotasi, konotasi, umum, khusus, dan populer. Penggunaan diksi-diksi tersebut untuk menciptakan suasana yang sesuai dengan tema acara, menciptakan suasana lebih akrab dan mengundang partisipasi audiens, menjelaskan konsep atau informasi kompleks menjadi lebih sederhana, membantu penonton mendapatkan gambaran terkait topik yang dibahas, bentuk kreativitas dan ekspresi pembawa acara, sarana menyampaikan emosi, mengakomodasi audiens yang berbeda, dan upaya branding diri. Sementara gaya bahasa yang digunakan oleh Robby Purba yaitu metafora, klimaks, antiklimaks, repitisi, personifikasi, dan hiperbola. Penggunaan gaya bahasa tersebut untuk menarik perhatian audiens, memungkinkan pembawa acara mengkomunikasikan informasi dengan lebih baik kepada audiens, menyesuaikan diri dengan audiens yang beragam, memberikan fleksibilitas untuk lebih kreatif dalam menyampaikan pesan, meningkatkan daya tarik visual pada audiens, membangun identitas dan branding diri, serta mengaitkan pesan dengan realitas sehari-hari. Hasil penelitian memberikan kontribusi bagi para profesional yang berperan sebagai pembawa acara. Selain itu, hasil penelitian dapat dimanfaatkan sebagai alternatif materi ajar keterampilan berbicara jenjang SLTP dan SLTA, serta relevan dengan mata kuliah berbicara dan retorika di perguruan tinggi.
Downloads
References
Downloads
Published
License
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with Onoma Journal: Education, Languages??, and Literature agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.








