ANALISIS ETNOBOTANI TANAMAN OBAT DAUN BINAHONG PADA MASYARAKAT DESA ANGKUE KECAMATAN KAJUARA KABUPATEN BONE

Authors

  • Julia wanda Universitas Sipatokkong Mambo
  • Hasmatang Universitas Sipatokkong Mambo
  • Annisa Zakiyah Darojat Universitas Sipatokkong Mambo
  • Hafsah Universitas Sipatokkong Mambo

DOI:

https://doi.org/10.30605/biogenerasi.v10i4.7370

Keywords:

Angkue, Anredera cordifolia, Binahong, Etnobottani, Tanaman obat

Abstract

Daun binahong merupakan tanaman obat yang dimanfaatkan untuk pencegahan dan pengobatan penyakit pada masyarakat Desa Angkue Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone. Pengetahuan tersebut diperoleh secara turun temurun dan belum pernah didokementasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etnobotani tanaman binahong meliputi habitat, morfologi, kandungan senyawa aktif dan pemanfaatannya oleh masyarakat Desa Angkue Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah Random Purposive Sampling meliputi observasi, wawancara terhadap 100 informan, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman binahong tumbuh pada habitat pekarangan rumah (budidaya) dan tumbuh liar. Morfologi batang tanaman binahong ini memiliki warna hijau kemerahan, daun berbentuk jantung, dan bunga majemuk kecil berwarna putih. Kandungan senyawa aktifnya meliputi flavonoid, saponin, alkaloid, tanin, triterpenoid, dan polifenol. Pemanfaatan daun binahong dengan cara rebus, dihaluskan dan digunakan secara langsung untuk pengobatan luka luar, asam urat, hipertensi, dan jerawat. Pengetahuan pemanfaatan tanaman binahong didominasi oleh generasi orang tua (88%) dibandingkan remaja (14%).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). (2024). Data Keanekaragaman Tanaman Obat Indonesia Tahun 2024. Jakarta: Pusat Riset Obat dan Bahan Alam.

Haziki, N., & Syamswisna. (2021). Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional Berbasis Kearifan Lokal di Wilayah Sulawesi Selatan. Jurnal Etnobiologi Nusantara, 5(3), 201–210.

Hendrawan, R. (2022). Pelestarian pengetahuan tradisional melalui pemberdayaan masyarakat desa herbal. Jurnal Pengabdian Biologi, 4(2), 99–108.

Kurniawan, A. (2022). Aktivitas farmakologis senyawa triterpenoid dari tanaman obat tropis. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 10(1), 67–75.

Lestari, M., & Nurhayati, D. (2022). Aktivitas Saponin dalam Daun Binahong terhadap Peningkatan Sistem Imun. Jurnal Biologi dan Kesehatan, 10(3), 155–162.

Lestari, M., & Nurhayati, D. (2022). Efektivitas ekstrak daun binahong dalam penyembuhan luka. Jurnal Farmasi Herbal, 8(1), 45–52.

Lestari, M., & Nurhayati, D. (2022). Uji Efektivitas Ekstrak Daun Binahong terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Hewan Uji. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 9(1), 35–42.

Mahardika, T., & Sulastri, N. (2021). Pendidikan berbasis kearifan lokal dalam pelestarian tanaman obat keluarga. Jurnal Pendidikan Biologi Nusantara, 9(2), 133–141.

Putra, F., & Amalia, R. (2020). Aktivitas antibakteri senyawa alkaloid dan tanin dari daun binahong. Jurnal Biologi dan Kesehatan, 6(3), 78–85.

Rahayu, E., & Handayani, M. (2022). Perubahan persepsi masyarakat terhadap pengobatan tradisional di era modern. Jurnal Sosial dan Budaya, 5(4), 142–150.

Ramadhani, S., & Syahrul, A. (2021). Analisis fitokimia daun binahong sebagai obat herbal. Jurnal Bioteknologi dan Sains, 7(2), 56–63.

Rosyidah, I., Harahap, N., & Setyowati, S. (2023). Pengaruh metode ekstraksi terhadap kandungan bioaktif daun binahong. Jurnal Fitokimia Tropika, 11(2), 112–121.

Sari, R., Hidayat, P., & Dewi, A. (2021). Morfologi dan adaptasi tanaman binahong terhadap lingkungan tropis. Jurnal Botani Tropika, 9(2), 80–89.

Septiana, D., Arif, N., & Rahmawati, L. (2023). Modernisasi dan penurunan pengetahuan tradisional masyarakat Indonesia. Jurnal Sosial dan Budaya, 5(3), 120-132.

Wahyuni, T. (2021). Pengaruh suhu perebusan terhadap kestabilan senyawa flavonoid tanaman obat. Jurnal Kimia Organik, 7(1), 33–40.

Widiyastuti, E., Rahayu, D., & Haspari, N. (2020). Kandungan bioaktif daun binahong dan manfaat farmakologinya. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 9(2), 115-122.

Widiyastuti, E., Sari, D., & Fitria, L. (2020). Analisis Fitokimia Daun Binahong (Anredera cordifolia) dan Potensinya sebagai Antioksidan. Jurnal Farmasi dan Sains Indonesia, 7(1), 45–53.

Downloads

Published

2025-11-26

How to Cite

wanda, J., Hasmatang, Darojat , A. Z., & Hafsah. (2025). ANALISIS ETNOBOTANI TANAMAN OBAT DAUN BINAHONG PADA MASYARAKAT DESA ANGKUE KECAMATAN KAJUARA KABUPATEN BONE. Jurnal Biogenerasi, 10(4), 2160–2166. https://doi.org/10.30605/biogenerasi.v10i4.7370