Implementasi Mata Kuliah Technopreneur Berbasis Budaya Lokal dalam Pengembangan Kompetensi Kewirausahaan dan Kemampuan Komunikasi Global Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.30605/2gbhv114Keywords:
technopreneur, budaya lokal, kompetensi kewirausahaan, komunikasi global, mahasiswaAbstract
Perkembangan teknologi digital telah mendorong perguruan tinggi untuk membekali mahasiswa tidak hanya dengan pengetahuan akademik, tetapi juga kompetensi kewirausahaan, kreativitas, kemampuan memanfaatkan teknologi, serta kemampuan berkomunikasi dalam lingkungan global. Mata kuliah Technopreneur memiliki posisi strategis dalam membangun kemampuan tersebut. Namun, pembelajaran technopreneurship yang mengintegrasikan potensi budaya lokal masih perlu dikembangkan agar mahasiswa mampu melihat budaya sebagai sumber ide, identitas, nilai, dan peluang ekonomi yang dapat dikembangkan melalui teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi mata kuliah Technopreneur berbasis budaya lokal serta mengetahui tingkat kompetensi kewirausahaan dan komunikasi global mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa semester IV yang mengikuti mata kuliah Technopreneur yang terdiri atas tiga kelas. Sampel dipilih secara acak sebanyak satu kelas dengan jumlah 40 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert, observasi kegiatan pembelajaran, dan dokumentasi. Instrumen penelitian mengukur dua kompetensi utama, yaitu kompetensi kewirausahaan dan komunikasi global. Pembelajaran dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu pengenalan konsep technopreneurship dan budaya lokal, identifikasi potensi budaya lokal, pengembangan ide produk, perancangan produk atau layanan, pemanfaatan teknologi digital, penyusunan strategi pemasaran, pembuatan media promosi, presentasi/pitching, serta refleksi dan evaluasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, skor rata-rata, dan kategori capaian. Penelitian ini diharapkan menghasilkan gambaran empiris mengenai penerapan pembelajaran technopreneur berbasis budaya lokal serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran kewirausahaan yang kontekstual, kreatif, berbasis teknologi, dan berorientasi pada komunikasi global.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tsamratul’aeni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





