Pengaruh Penambahan Minyak Kelapa (Cocos nucifera) terhadap Laju Transmisi Uap Air dan Biodegradabilitas Edible Film Berbasis Eucheuma cottonii

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30605/4j4pas71

Keywords:

Eucheuma cottonii, biodegradabilitas, edible film, laju transmisi uap air, minyak kelapa

Abstract

Edible film berbasis rumput laut merupakan salah satu alternatif kemasan pangan ramah lingkungan yang berpotensi menggantikan plastik konvensional. Namun, karakter hidrofilik karagenan dari Eucheuma cottonii menyebabkan sifat barrier terhadap uap air masih relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan minyak kelapa (Cocos nucifera) terhadap laju transmisi uap air dan biodegradabilitas edible film berbasis Eucheuma cottonii. Edible film dibuat menggunakan ekstrak rumput laut dengan variasi komposisi gliserol dan minyak kelapa, kemudian dikarakterisasi melalui pengujian laju transmisi uap air dan biodegradabilitas menggunakan metode soil burial test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai laju transmisi uap air edible film berada pada kisaran 0,0021–0,0032 g/cm²/jam. Perlakuan dengan perbandingan gliserol dan minyak kelapa 1:1 menghasilkan nilai laju transmisi uap air terendah, yaitu 0,0025 ± 0,0009 g/cm²/jam, yang mengindikasikan sifat barrier terhadap uap air lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Selain itu, seluruh sampel edible film mengalami biodegradasi sempurna dalam waktu tiga hari selama pengujian di dalam tanah. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penambahan minyak kelapa mampu meningkatkan sifat barrier terhadap uap air tanpa mengurangi kemampuan biodegradasi edible film, sehingga formulasi ini berpotensi dikembangkan sebagai bahan kemasan pangan yang ramah lingkungan.

References

Anggraini, L., Rosida, D. F., & Wicaksono, L. A. (2022). Kemampuan laju transmisi uap dan biodegradasi edible straw dari pati umbi (ganyong, garut, kimpul) dan gelatin ikan. Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems-Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis Dan Biosistem, 10(3), 226–235.

Anisa, S. N. (2025). THE EFFECT OF PASSING THE PANDAN LEAF CELLULOSE (Pandanus amaryllifolius Roxb.) FLOUR MESH AND THE ADDITION OF TAPIOCA ON THE BIODEGRADABLE FILM CHARACTERISTICS. Jurnal Agroindustri Berkelanjutan, 4(1), 66–78.

Delya, E. (2025). THE EFFECT OF ADDING CARRAGEENAN AND USED COOKING OIL ON THE CHARACTERISTICS OF BIOPLASTIC PACKAGING BASED ON COCONUT PULP CELLULOSE.

Etika, D., Zulferiyenni, Z., Nurainy, F., & Hidayati, S. (2025). Pengaruh Penambahan Karagenan dan Minyak Jelantah Terhadap Karakteristik Kemasan Bioplastik Berbasis Selulosa Ampas Kelapa. Jurnal Agroindustri Berkelanjutan, 4(2), 214–224.

EVRILIYANI, N., AMANDA, S. T., ALIANO, K. B., PRATAMA, G. P., MAULANI, S. F., & DARMAWAN, R. M. (2025). PEMANFAATAN EDIBLE FILM BERBAHAN PATI SINGKONG ALTERNATIF KEMASAN BIOPOLIMER UNTUK KEBERLANJUTAN PANGAN. Ganec Swara, 19(1), 279–285.

Fibarzi, W. U., Nurlaila, R., Andira, R., Hasfita, F., & Afred, M. Y. (2026). Pengaruh Variasi Pati Sukun (Artocarpus Altilis) dan Gliserol terhadap Karakteristik Edible Film. Chemical Engineering Journal Storage (CEJS), 6(02), 326–340.

Jannah, I. A. W., Zulferiyenni, Z., Hidayati, S., & Nawansih, O. (2024). Pengaruh Konsentrasi Pati Sagu (Metroxylon sago Rottb) dan Kitosan Terhadap Karakteristik Biodegradable Film Berbasis Sabut Kelapa Muda. Jurnal Agroindustri Berkelanjutan, 3(2), 288–301.

Nurlatifah, I., & Amyranti, M. (2023). the utilization from glucomannan of porang flour (Amorphophallus muelleri Blume) as a raw material for making an edible film. Berkala Sainstek, 11(3), 138–144.

Nurul, H. N. (2024). PENGARUH KONSENTRASI TAPIOKA TERHADAP KARAKTERISTIK BIODEGRADABLE FILM BERBASIS SELULOSA AMPAS KELAPA.

Permana, L., Ramadhanti, A. K., & Nasution, S. (2025). Karakteristik Edible Film Berbasis Pati Singkong Dengan Penambahan Bubuk Rempah Sebagai Kemasan Kopi. Jurnal Sains Dan Teknologi Pangan, 10(3).

Rahmawati, H., Mutmainna, I., Ilyas, S., Fahri, A. N., Wahyuni, A. S. H., Afrianti, E., Setiawan, I., & Tahir, D. (2020). Effect of carbon for enhancing degradation and mechanical properties of bioplastics composite cassava starch/glycerin/carbon. AIP Conference Proceedings, 2219(1), 100004. https://doi.org/10.1063/5.0003009

RahmawatI, P. A., Dermayanti, R., & Aisyah, S. K. N. (2025). Potensi Penggunaan Edible Film Berbasis Polisakarida Pati Singkong: Tinjauan Sistematis 10 Tahun Terakhir. Jurnal Agristan, 7(1), 147–155.

Rahmayetty, R., Ramadani, P. D., Astari, R., Nuryoto, N., Adiwibowo, M. T., Yulvianti, M., & Hendra, H. (2025). OPTIMASI KONSENTRASI POLIETILEN GLIKOL UNTUK KUAT TARIK, ELONGASI, DAN BIODEGRADASI DALAM TANAH PADA EDIBLE FILM SELULOSA ASETAT. JURNAL INTEGRASI PROSES, 14(1), 166–171.

Ramli, I., Alfito, F., & Rahmawati, H. (2026). Effect of Pepper Stem Fiber Orientation on Mechanical Properties, Water Absorption, and Biodegradation of Cassava Bioplastic Films. Journal of Physics and Its Applications, 8(1), 27–32.

Safitri, Y. D., Maflahah, I., & Purwandari, U. (2022). KARAKTERISTIK FISIK DAN MEKANIK EDIBLE FILM DARI TEPUNG PORANG (Amorphophallus oncophyllus). Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Agroindustri, 10, 136–143.

Downloads

Published

2026-06-25

How to Cite

Pengaruh Penambahan Minyak Kelapa (Cocos nucifera) terhadap Laju Transmisi Uap Air dan Biodegradabilitas Edible Film Berbasis Eucheuma cottonii. (2026). Jurnal Biogenerasi, 11(2), 957-963. https://doi.org/10.30605/4j4pas71