Analisis Cemaran Salmonella pada Makanan dengan Metode Compact Dry melalui Media Buffered Peptone Water

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30605/t6d4j218

Keywords:

Keamanan pangan, Salmonella sp, Buffer Peptone Water, Pra-pengkayaan, Mikrobiologi pangan

Abstract

Keamanan pangan merupakan aspek krusial dalam menjaga kesehatan masyarakat dari penyakit bawaan makanan (foodborne disease) akibat kontaminasi bakteri patogen seperti Salmonella sp. pada berbagai tahapan pangan, khususnya produk hewani yang tidak diproses secara higienis. Infeksi bakteri Gram negatif ini dapat menyebabkan salmonellosis dengan gejala gangguan pencernaan hingga komplikasi serius pada kelompok rentan, sehingga pemeriksaan mikrobiologi pangan sangat penting untuk melindungi konsumen. Dalam analisisnya, tahap pra-pengkayaan (pre-enrichment) menggunakan media cair non-selektif Buffer Peptone Water (BPW) menjadi langkah awal yang sangat vital untuk memulihkan sel bakteri yang stres atau rusak akibat pengolahan, sekaligus meningkatkan sensitivitas deteksinya. Oleh karena itu, kajian ini bertujuan untuk membahas prosedur pemeriksaan Salmonella sp. pada sampel makanan serta teknik pembuatan media BPW. Melalui pemahaman metode ini, diharapkan pengetahuan mengenai pengujian mikrobiologi pangan dapat meningkat sebagai upaya preventif terhadap kontaminasi bakteri pada makanan.

References

Agit, A., Aini, L, N., Ananda, F., Ilyas, M., Hasanah, T., Bagenda, C., Sriyanah, N., Situmorang, B., Zahra, S., Efendi, S., Putra, A., Amane, O., Yohanes, P., Erick, A., Wardhana, A., Ahmadin, & Rokhmah, S. (2023). Metodologi penelitian kuantitatif & kualitatif. CV. Media Sains Indonesia.

Amelia, A. (2025). Pengujian Keamanan Pangan dan Pengawasan Cemaran Mikroba. Poltekkes BSI Press.

Anjelifa, R., Rusidah, Y., Kurnia, S. D., Sholikhati, A., Mundriyastutik, Y., & Adi, A. S. (2025). Isolasi dan identifikasi Salmonella sp. pada daging ayam broiler di pasar tradisional X. Jurnal Pangan dan Gizi, 15(1), 1–12.

Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2019). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 13 Tahun 2019 tentang Batas Maksimal Cemaran Mikroba dalam Pangan Olahan. Jakarta: BPOM RI.

Burhana, N. A., Surfiyanti, O., Agustina, E., & Faizah, H. (2024). Identification of pathogenic bacterial contamination of Salmonella sp. in fishery products using SNI ISO 6579:2015. Jurnal Laot Ilmu Kelautan, 6(1), 171–180.

Maryani, P., dkk. (2023). Identifikasi Salmonella sp. pada jajanan sosis yang dijual di Kelurahan Harapan Baru Samarinda Seberang. Jurnal Mahesa, 3(2), 1–8.

Molequle. (2024). Buffered Peptone Water ISO: Recommended Pre- Enrichment Medium for Salmonella Detection. Barcelona: Molequle.

R-Biopharm AG. (2024). Compact Dry SL Instructions for Salmonella Detection. Germany: R-Biopharm.

Sulaiman, P. S., dkk. (2025). Identifikasi bakteri Salmonella sp. pada ayam potong di Indonesia. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 21(1), 45–53.

Thahir, S., & Abubakar, N. (2024). Identifikasi Salmonella sp. pada telur ayam kampung di Pasar BTN Hartaco Indah Makassar. Cakra Jurnal Penelitian Mahasiswa, 1(1), 1–13.

Downloads

Published

2026-06-13

How to Cite

Analisis Cemaran Salmonella pada Makanan dengan Metode Compact Dry melalui Media Buffered Peptone Water. (2026). Jurnal Biogenerasi, 11(2), 847-853. https://doi.org/10.30605/t6d4j218