ANALISIS PERBANDINGAN KEBUTUHAN OKSIGEN (O2) DALAM PROSES RESPIRASI ANTARA TUMBUHAN ANGIOSPERMAE DAN GYMNOSPERMAE

Authors

  • Hairummuslimah Qurays Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Erdi Ananda Universitas Maritim Raja Ali Haji image/svg+xml
  • Helmi Putri Universitas Maritim Raja Ali Haji image/svg+xml
  • Risma Yunika Universitas Maritim Raja Ali Haji image/svg+xml
  • Riski Amelia Universitas Maritim Raja Ali Haji image/svg+xml
  • Rohana Desma Yunita Universitas Maritim Raja Ali Haji image/svg+xml
  • Erda Muhartati Universitas Maritim Raja Ali Haji image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.30605/b7bbrk78

Keywords:

respirasi tumbuhan, oksigen, Angiospermae, Gymnospermae, respirameter

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kebutuhan oksigen (O₂) dalam proses respirasi antara tumbuhan dari kelompok Angiospermae dan Gymnospermae. Penelitian ini dilakukan melalui metode eksperimen menggunakan alat respirometer yang dilaksanakan di Laboratorium Biologi Universitas Maritim Raja Ali Haji pada bulan Mei tahun 2026. Sampel yang diteliti meliputi Hibiscus rosa-sinensis dan Ipomoea Aquatica yang mewakili Angiospermae, serta Pinus merkusii dan Cycas revoluta untuk Gymnospermae. Pengamatan dilakukan dua kali pada setiap sampel dengan menggunakan KOH untuk menyerap karbon dioksida (CO₂) dan larutan eosin sebagai indikator perubahan volume gas di respirometer. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji ANOVA untuk melihat perbedaan konsumsi oksigen di antara kedua kelompok tumbuhan tersebut. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi oksigen pada Gymnospermae adalah 0,95 ml, sedangkan Angiospermae mencatat 0,88 ml. Meski Gymnospermae menunjukkan laju respirasi yang cenderung lebih tinggi, analisis ANOVA menemukan bahwa perbedaan ini tidak signifikan secara statistik karena nilai F-hitung (0,3741) lebih kecil dari F-tabel pada tingkat signifikansi 5% dan 1%. Studi ini mengindikasikan bahwa perbedaan laju respirasi dipengaruhi oleh faktor fisiologis, struktur anatomi, metabolisme, serta kondisi lingkungan saat pengamatan. Oleh karena itu , dapat disimpulkan bahwa kebutuhan oksigen dalam proses respirasi antara kelompok Angiospermae dan Gymnospermae tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan.

References

Gross, K. (2016). Biodiversity and. Nature News and Views, 4, 9–10.

Jethva, J., Schmidt, R. R., Sauter, M., & Selinski, J. (2022). Try or Die: Dynamics of Plant Respiration and How to Survive Low Oxygen Conditions. Plants, 11(2). https://doi.org/10.3390/plants11020205

Rezeki, S. (2023). Identifikasi Salah Satu Bentuk Sel Epidermis Pada Beberapa Daun Sub Kelas Asteridae. Jurnal Biologi Dan Pembelajarannya (JB&P), 10(1), 7–13. https://doi.org/10.29407/jbp.v10i1.18958

Rini, D., Fitri, K., Putri, Z. A., Rianza, A., & Ramadani, D. S. (2023). Perbedaan Konsumsi Oksigen ( O 2 ) p ada Proses Respirasi Tumbuhan Gymnospermae d an Angiospermae. 5, 16–27.

Schmidt-Rohr, K. (2021). O2 and other high-energy molecules in photosynthesis: Why plants need two photosystems. Life, 11(11). https://doi.org/10.3390/life11111191

Science, J. B. (2021). Jurnal Biology Science & Education 2021 LAILA Sahubawa, dkk. 10(2), 175–181.

Downloads

Published

2026-06-13

How to Cite

ANALISIS PERBANDINGAN KEBUTUHAN OKSIGEN (O2) DALAM PROSES RESPIRASI ANTARA TUMBUHAN ANGIOSPERMAE DAN GYMNOSPERMAE. (2026). Jurnal Biogenerasi, 11(2), 831-840. https://doi.org/10.30605/b7bbrk78