ANALISIS PRINSIP BIOETIK DALAM PENANGANAN AWAL SATWA BURUNG HASIL PENANGKAPAN DI PUSAT PENYELAMATAN SATWA TWA SIBOLANGIT
DOI:
https://doi.org/10.30605/bgnmgf69Keywords:
bioetik, kesejahteraan hewan, burung, pusat perlindungan satwa, penanganan awalAbstract
Penangkapan burung liar di Indonesia menjadi ancaman besar bagi kelestarian spesies dan kesejahteraan hewan. Pusat Pelestarian Satwa (PPS) memiliki peranan vital dalam mengelola burung yang disita melalui serangkaian proses awal, yang mencakup penerimaan, pemeriksaan kesehatan, dan karantina sebelum rehabilitasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai pelaksanaan prinsip bioetika dalam penanganan awal burung di PPS serta mengukur hubungannya dengan kesejahteraan hewan. Metode yang dipakai adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung terhadap penerimaan burung di PPS Sibolangit pada bulan Januari 2026. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proses penanganan, termasuk pencatatan administratif, pemeriksaan kesehatan awal, serta penempatan dalam kandang karantina, telah dilakukan secara terstruktur. Pemeriksaan fisik dan observasi perilaku membantu petugas dalam menentukan kondisi burung serta memilih metode penanganan yang tepat. Prinsip bioetika seperti manfaat, tidak merugikan, dan keadilan juga telah diterapkan, yang terlihat dari pemberian perawatan yang tepat, penanganan yang berhati-hati, serta perlakuan yang adil terhadap semua burung. Secara keseluruhan, penanganan awal di PPS telah mendukung peningkatan kesejahteraan hewan.
References
Costa, P., Macchi, E., Valle, E., De Marco, M., Nucera, D. M., Gasco, L., & Schiavone, A. (2016). An association between feather damaging behavior and corticosterone metabolite excretion in captive African grey parrots (Psittacus erithacus). PeerJ, 4, 1-10.
Peng, S., & Broom, D. M. (2021). The Sustainability of Keeping Birds as Pets: Should Any be Kept?. Animals, 11(2), 582.
Pratama, M. A. & Satria, R. (2025). Keanekaragaman Jenis Burung di Indonesia: Kasus Perdagangan dan Ancaman di Masa yang Akan Datang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 13210-13219
Prayudhi, R. T. (2015). Penegakan Hukum, Rehabilitasi dan Pelepasliaran Satwa Dilindungi Hasil Sitaan Negara Ujung Tombak Upaya Penstabilan Ekosistem Kawasan Konservasi. Open Journal System, 4(5), 19-29.
Pudjirahaju, A., Sujoko, H., & Ma’rifah, S. (2024). Evaluation of Management and Welfare Level of Sambar Deer in Palangka Raya Captivity. Buletin Veteriner Udayana, 16(6), 1563-1574.
Ridlo, M. A. (2023). Urgensi pelibatan dan partisipasi pemuda dalam upaya pengembangan pariwisata Taman Wisata Alam Sibolangit. Jurnal Manajemen Pariwisata dan Perhotelan, 1(2), 122–138. https://doi.org/10.59581/jmpp-widyakarya.v1i2.906
Satya, I. G. S. R., & Mahendrayana, I. M. D. D. (2023). Perlindungan Menurut Kesejahteraan Hewan Menurut Hukum Positif di Indonesia. Jurnal Kertha Semaya. 11(4), 782-770
Sinaga, Z., Sihotang, N. R., Fadhilah, N., & Haniyyah, U. (2024). Bioetika Perawatan dan Pemanfaatan Hewan pada Pengujian MIT (Mouse Innoculation Test) Deteksi Virus Rabies. Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan, 4(2), 65-70.
Ubaidillah, H., Eosina, P., & Primasari, D. (2023). Sistem informasi monitoring konservasi satwa pada Pusat Penyelamatan Satwa berbasis web. Krea-TIF: Jurnal Teknik Informatika, 11(1), 14–22
Wahyuni, D. S., Latif, H., Sudarwanto, M. B., & Basri, C. (2022). Pola pemeliharaan burung walet pada pulau-pulau utama penghasil sarang burung walet di Indonesia. Jurnal Sains Veteriner, 40(2), 117–127
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alya Zakia Azzahra Nasution, Najwa Al Mukarromah, Mhd. Yusuf Nasution, Khairiza Lubis, Widya Arwita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
.png)
