EVALUASI PENERAPAN PRINSIP BIOETIKA DALAM KESEJAHTERAAN HEWAN (ANIMAL WELFARE) BERDASARKAN FIVE FREEDOMS PADA SATWA DI PUSAT PENYELAMATAN SATWA TAMAN WISATA ALAM SIBOLANGIT
DOI:
https://doi.org/10.30605/8hq46e10Keywords:
kesejahteraan hewan, pusat penyelamatan satwa, Five Freedoms, BioetikaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan prinsip bioetika dalam kesejahteraan hewan (animal welfare) berdasarkan konsep Five Freedoms pada satwa di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Taman Wisata Alam Sibolangit. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif melalui observasi langsung dan dokumentasi. Penilaian dilakukan terhadap beberapa indikator, yaitu ketersediaan pakan, kebersihan kandang, kondisi kesehatan satwa, ukuran kandang, dan pengamatan perilaku satwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan satwa di PPS TWA Sibolangit telah memenuhi sebagian besar prinsip Five Freedoms, meliputi bebas dari lapar dan haus, bebas dari ketidaknyamanan, bebas dari penyakit, bebas mengekspresikan perilaku alami, serta bebas dari stres. Nilai kesejahteraan satwa diperoleh sebesar 92% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Secara bioetika, pengelolaan satwa telah mencerminkan prinsip beneficence dan non-maleficence. Namun demikian, masih diperlukan peningkatan pada aspek ukuran kandang, pengayaan lingkungan, dan frekuensi pemberian pakan agar kesejahteraan satwa dapat lebih optimal.
References
Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE). (2025, 11 Juli). PPS Sibolangit rumah rawat bagi satwa liar pra release. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. https://ksdae.kehutanan.go.id/publikasi/berita/pps-sibolangit-rumah-rawat-bagi-satwa-liar-pra-release-vfn98Zp4/
Hidayat, R., Santoso, B., & Lestari, D. (2023). Pengelolaan Fasilitas Kandang Dalam Mendukung Kesejahteraan Satwa di Lembaga Konservasi. Jurnal Konservasi Satwa Indonesia, 5(1), 45-53.
Kurniawan, W., Syaputra, M., & Ichsan, A. C. (2024). Manajemen pemeliharaan gajah Sumatera secara ex-situ di Lombok Wildlife Park untuk meningkatkan kesejahteraan satwa. Agrimansion, 25(3), 314-320.
Napitupulu, D. J. P., & Saraan, M. I. K. (2025). Tata kelola pemerintahan Kota Medan dalam meningkatkan kesejahteraan satwa di Medan Zoo. SAJJANA: Public Administration Review, 3(2), 48-50. https://talenta.usu.ac.id/sajjana
Nasution, E. K. (2022). Kajian etik, kesejahteraan, dan kesehatan hewan dalam fenomena topeng monyet. INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, 1(6), 915–921. https://doi.org/10.55123/insologi.v1i6.606
Nurhayati, D., Sambodo, P., Baaka, A., & Widayati, I. (2022). Penerapan kesejahteraan hewan pada proses pemotongan sapi Bali di Rumah Potong Hewan Manokwari, Papua Barat. Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis, 12(1), 16–23.
Ogi, M., Muttaqim, Z., & Iskandar,S. (2024). Pengelolaan Kesejahteraan Satwa Oposum Layang (Petaurus Breviceps Waterhouse, 1838) di Penangkaran CV. Sugar Glider Bogor, Jawa Barat. Jurnal Nusa Sylva, 24(1), 37-48.
Pratama, A., & Nugroho, S. (2021). Manajemen Kandang dan Pengaruhnya Terhadap Kesejahteraan Satwa di Penangkaran. Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis, 11(2), 120–128.
Rahmawati, N., Putri, A., & Syahputra, R. (2022). Sanitasi Kandang dan Kesehatan Satwa Pada Lembaga Konservasi. Jurnal Kesehatan Hewan Indonesia, 9(1), 33–40.
Sa’diyyah, H. K., Wahyuningsih, D. T., Tazkiyah, T., Agustiningsih, T. N., Sunarno, Santosa, A. W. B., Solikhin, Fauzi, A., & Lestari, F. A. (2025). Optimalisasi kualitas hidup satwa melalui penataan kandang, pengayaan lingkungan, serta pemanfaatan edukasi dan teknologi. Jurnal Pasopati: Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi.
Sari, D., & Putra, H. (2021). Evaluasi Kebersihan Kandang Terhadap Kesehatan satwa di Kebun Binatang. Jurnal Biologi dan Konservasi, 13(2), 85–92.
Setiawan, W., Sunarminto, T., & Masy'ud, B. (2021). Kontribusi lembaga konservasi terhadap aspek kesejahteraan hewan di Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas, Banjarnegara. Jurnal Sylva Lestari, 9(2), 314–328. https://doi.org/10.23960/jsl29314-328
Utami, P., & Wibowo, A. (2021). Manajemen Pemeliharaan Satwa di Lembaga Konservasi ex-situ. Jurnal Konservasi Biodiversitas, 7(2), 101–109.
Yohanna, Masy’ud., B., & Mardiastuti, A. (2019). Tingkat Kesejahteraan dan Status Kesiapan Owa Jawa Barat Di Pusat Penyelamatan dan Rehabiltasi Satwa Untuk Dilepasliarkan. Jurnal Media Konservasi,19(3), 183-197.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nabila Syahfitri, Nazwa Syafitri, Muhammad Yusuf, Khairiza Lubis, Widya Arwita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
.png)
