Cokroaminoto Journal of Primary Education https://e-journal.my.id/cjpe <p>Cokroaminoto Jurnal of Primary Education merupakan jurnal ilmiah yang dikelola Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan diterbitkan oleh Universitas Cokroaminoto&nbsp; Palopo dengan <em>peer review</em>. Menerbitkan artikel bidang ilmu pendidikan dan pembelajaran, pendidikan dasar, pengembangan kurikulum, supervisi/manajemen pendidikan, Psikologi Pendidikan dan pendidikan umum lainnya.</p> <p>Cokroaminoto Jurnal of Primary Education Terbit dua kali setahun yaitu Bulan April dan Oktober. Artikel yang telah publish dapat didownload secara gratis, dibaca dan disebarluaskan sebagai rujukan artikel selanjutnya. Paper di Submit secara online dengan melakukan registrasi terlebih dahulu di website ini atau dapat dikirimkan via email <a href="mailto:cjpe@uncp.ac.id">cjpe@uncp.ac.id</a> atau <a href="mailto:redaksi.cjpe@gmail.com">redaksi.cjpe@gmail.com</a> dengan mengikuti&nbsp; <a href="https://drive.google.com/file/d/1iPTuP0Kn_cChdxaKroLEnKpx5dGlJiXr/view">Template</a> dan&nbsp; mengirimkan artikel bersama surat pernyataan publikasi.</p> <p><strong>p-ISSN: <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1553781930&amp;1&amp;&amp;2019">2654-6426</a> </strong>(Print) dan<strong> e-ISSN: <a href="http://u.lipi.go.id/1553738189">2654-6434</a>. </strong>(Online)</p> Universitas Cokroaminoto Palopo en-US Cokroaminoto Journal of Primary Education 2654-6434 Studi Komparasi Kinerja Guru Bersertifikasi dan Nonsertifikasi dalam Implementasi Kurikulum 2013 di Kabupaten Serang Banten https://e-journal.my.id/cjpe/article/view/281 <p><em>Kinerja guru merupakan kegiatan yang dilaksanakan seorang guru dalam pembelajaran yang sudah direncanakan sebagai tugas dan tanggungjawabnya di sekolah. Fakta di lapangan, sejak digulirkannya kurikulum 2013 guru masih belum maksimal dalam memahami prosedur melaksanakan pembelajaran saintifik dan penilaian autentik di sekolah, padahal sebagian guru telah memiliki sertifikat pendidik dan menerima tunjangan sertifikasi sebesar satu kali gaji sebagai bentuk penghargaan atas keprofesionalannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik deskriptif komparatif yakni dengan melakukan pengamatan, studi dokumentasi, dan wawancara serta triangulasi kepada informan terpilih di 3 sekolah berbeda di Kabupaten Serang Banten. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja guru bersertifikasi dan non sertifikasi dalam menyusun rencana pembelajaran, dalam melaksanakan proses pembelajaran saintifik guru dalam melaksanakan penilaian autentik, dan dalam menunjukkan etos kerja guru bersertifikasi telah tergolong baik sedangkan guru non sertifikasi tergolong kategori cukup. Dengan demikian, semua guru dan pemerintah seharusnya dapat meningkatkan kinerjanya menjadi lebih baik lagi terlebih bagi guru yang telah bersertifikat pendidik.</em></p> Suheri Nafan Tarihoran Copyright (c) 2020 Suheri, Nafan Tarihoran https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2020-04-27 2020-04-27 3 1 1 11 10.30605/cjpe.312020.281 Peningkatan Hasil Belajar IPS Tema Keberagaman Budaya Bangsaku Melalui Pendekatan Konstruktivisme Siswa Kelas V SD Negeri 2 Kombeli Kabupaten Buton https://e-journal.my.id/cjpe/article/view/282 <p><em>Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui penerapan pendekatan konstruktivisme dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri 2 Kombeli Kabupaten Buton, (2) untuk mengetahui penerapan pendekatan konstruktivisme pada pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri 2 Kombeli Kabupaten Buton. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan Subyek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Kombeli Kabupaten Buton yang berjumlah 29 siswa, terdiri 13 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Instrument penelitian menggunakan lembar observasi dan soal tes atau evaluasi hasil belajar. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diterapkannya pendekatan konstruktivisme pada pembelajaran IPS, diperoleh sebanyak 5 siswa (20%) tuntas dan 20 siswa (80%) belum tuntas dan nilai rata-rata kelas 60%. Namun setelah pembelajaran dengan menerapkan pendekatan konstruktivisme pada siklus I dan II diperoleh data bahwa hasil belajar siswa meningkat. Hasil belajar siklus I menyatakan sebanyak 13 siswa (52%) tuntas dan 12 siswa (48%) belum tuntas dan nilai rata-rata kelas 70,24%. Kemudian pada hasil tes siklus II menunjukkan 22 siswa (88%) tuntas dan 3 siswa (12%) belum tuntas dan nilai rata-rata kelas 81,44%. Dengan adanya peningkatan yang terjadi pada siswa yang telah mencapai 88% maka dinyatakan bahwa standar keberhasilan telah mencapai 75% dan tuntas.</em></p> Safiudin Safiudin Copyright (c) 2020 Safiudin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2020-04-27 2020-04-27 3 1 12 22 10.30605/cjpe.312020.282 Meningkatkan Hasil Belajar IPS Materi Sumber Daya Alam serta Pemanfaatannya melalui Model Pembelajaran Guided Note Taking Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Katobengke Kota Baubau https://e-journal.my.id/cjpe/article/view/283 <p><em>Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran IPS pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Katobengke melalui Model Pembelajaran Guided Note Taking. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Katobengke Kota Baubau sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non tes, teknik analisis data menggunakan data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh pada pelaksanaan tindakan siklus I nilai terendah siswa di kelas IV SD Negeri 2 Katobengke pada mata pelajaran IPS adalah nilai terendah 45, nilai tertinggi 90 dengan rata- rata 72 dan ketuntasan klasikal 61%. Hal ini mengalami peningkatan jika dibandingkan data awal yaitu dengan nilai terendah 45, nilai tertinggi 80, rata-rata 66 dan ketuntasan klasikal 52%. Dan hasil belajar pada pelaksanaan tindakan siklus II. Data yang diperoleh nilai terendah yang diperoleh siswa adalah 40, nilai tertinggi 100 dengan rata- rata 79 dan persentase ketuntasan klasikal 87% dan sudah melebihi batas minimal ketuntasan klasikal yang ditetapkan yaitu 75%.</em></p> Acoci Acoci Copyright (c) 2020-04-27 2020-04-27 3 1 23 34 10.30605/cjpe.312020.283 Evaluasi Pembelajaran Kurikulum 2013 dari Segi Input di Sekolah Dasar Negeri 33 Solie Kabupaten Soppeng https://e-journal.my.id/cjpe/article/view/284 <p><em>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kurikulum 2013 dari segi input&nbsp; (masukan) meliputi, sumber daya manusia (guru kelas), perangkat pembelajaran, dan fasilitas belajar di Sekolah Dasar Negeri 33 Solie Kabupaten Soppeng. Penelitian ini merupakan penelitian jenis evaluasi yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 33 Solie Kabupaten Soppeng dengan menggunakan metode analisis secara kuantitatif bersifat deskriptif. Data yang dikaji bersumber dari kepala sekolah, guru kelas 1, 4, dan 5 pada semester genap tahun pelajaran 2017/2018 yang telah melaksanakan pembelajaran kurikulum 2013. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi (fasilitas belajar), dokumentasi (kualifikasi pendidikan kepala sekolah, guru,&nbsp; dan perangkat pembelajaran). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen input pembelajaran kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Negeri 33 Solie Kabupaten Soppeng masuk dalam kategori baik</em>.</p> Erni Erni Copyright (c) 2020 Erni https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2020-04-28 2020-04-28 3 1 35 39 10.30605/cjpe.312020.284 Peningkatan Mutu Kurikulum Sekolah di SD melalui K-13 https://e-journal.my.id/cjpe/article/view/291 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memperoleh gambaran tentang peningkatan mutu kurikulum sekolah di SD melalui K-13. Penelitian ini adalah jenis penelitian kepustakaan <em>(Liberary Reserch), </em>dengan pendekatan konten isi. Penulis berkesimpulan bahwa peningkatan mutu kurikulum Sekolah Dasar melalui K-13 diarahkan pada peningkatan peran kepala sekolah yang lebih optimal, adanya kompetensi khusus yang dimiliki oleh guru tentang kurikulum 2013 (K-13), peningkatan kompetensi siswa baik dalam pengetahuan, keterampilan maupun karakter siswa, dan terwujudnya proses belajar yang efektif.</p> Subiha Badawi Rustan Santaria Copyright (c) 2020 Subiha Badawi, Rustan Santaria https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2020-04-30 2020-04-30 3 1 40 47 10.30605/cjpe.312020.291